Tuesday, March 26, 2013

Pentingnya Mengoptimalkan Perkembangan Bahasa Anak Sejak Dalam Kandungan


Salah satu tahapan perkembangan yang penting pada anak adalah bahasa karena bahasa merupakan faktor awal yang menentukan anak untuk dapat berkomunikasi kepada lingkungannya. Sayangnya, tidak sedikit orang tua yang luput perhatiannya untuk tahapan perkembangan yang satu ini. Alhasil, tak jarang, orang tua baru akan tersadar ketika anaknya sudah menginjak usia 3-5 tahun.
Para peneliti percaya bahwa perkembangan bahasa anak dimulai sejak anak masih di dalam kandungan (Dallas, 2013. Ketika dalam kandungan, anak memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi suara dan irama percakapan dari sang ibu, meskipun kemampuan verbalnya belum berkembang saat itu. Kemampuan ini mampu akan bertahan sampai anak dilahirkan dan menginjak usia empat bulan.
Sementara itu, perkembangan kemampuan ekspresi verbal yang pertama ali dapat dilakukan oleh anak adalah menangis. Melalui tangisan, anak mulai berekspresi atas apa yang dirasakan untuk mendapatkan perhatian dari orang tuanya misalnya seorang anak akan menangis ketika mereka merasa lapar, haus atau merasa tidak nyaman. Kemudian, kemampuan ini akan mulai berkembang.
Menginjak umur 4 bulan, anak mulai berkomunikasi dengan suara-suara seperti 'ba-ba-ba', kemudian ketika telah menginjak usia 9 bulan hingga 1 tahun, mereka akan mulai dapat mengucapkan kata-kata sederhana seperti 'mama' hingga akhirnya anak akan mengenal kosakata kurang lebih 50-200 kata pada usia 2 tahun dan 3000 kosakata pada usia 3 tahun.
Tahapan perkembangan bahasa ini sangatlah penting untuk diperhatikan oleh orang tua guna mendeteksi adanya gangguan dan mendorong anak untuk memasuki tahap perkembangan selanjutnya. Oleh karena itu, strategi optimalisasi perkembangan anak sangat perlu dilakukan sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan.
Ketika usia kandungan sudah memasuki enam bulan, patut lah orang tua untuk membiasakan diri mengajak anak berinteraksi, mulai dari perasaan bahagia atau tentang hal-hal positif lainnya. Ini bisa dilakukan sambil mengelus lembut perut. Dengan melakukan hal ini, anak akan mengenal ritme suara dan irama bahasa ibu yang merupakan fase awal untuk mempelajari bahasa.
Kemudian, ketika anak sudah lahir, anak seharusnya diajarkan interaksi dan komunikasi yang dibarengi dengan ekspresi bahasa tubuh. Strategi ini adalah stimulasi perkembangan bahasa non-verbal sehingga anak dapat mengerti arti di baliknya dan meniru berbagai mimik dan ekspresi. Fase ini juga sangat penting karena jika seorang anak kehilangan masa-masa di fase ini, maka anak bisa terkena gangguan psikologis seperti autisme.
Selanjutnya, jika anak sudah menginjak usia 1 tahun dan mengenal kata, orang tua harus mulai membantu untuk mengenalkan lebih banyak kosakata. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membaca buku bergambar dan berwarna. Strategi selanjutnya adalah dengan mengajarkan anak untuk bernyanyi. Nyanyikan beberapa lagu anak yang mendidik diiringi dengan ekspresi dan gerakan yang sesuai.
Selain itu, ada baiknya jika orang tua dapat menstimulasi anak untuk berani bercerita mengenai perasaan atau apa yang dialami. Hal ini juga penting guna meningkatkan kemampuan komunikasi anak. Dengan peran aktif orang tua, perkembangan bahasa anak dapat dipacu dengan optimal sehingga anak tidak hanya dapat berkomunikasi secara verbal namun juga nonverbal dan berekspresi. Dengan demikian, kelainan psikologis dapat segera terdeteksi sejak dini.

Sumber : vemale.com

Yang Tak Boleh Dimakan Ibu Hamil


Kalau hamil kenapa sih tidak boleh makan ini itu? Uh, bikin bete ya. Tenang Bun, sekalipun ada pantangan ini itu, sebenarnya tujuannya baik kok.
Tak hanya sekedar mitos belaka, beberapa pantangan makanan ibu hamil sudah diuji secara medis. Dan menurut APA atau American Pregnancy Association, berikut adalah makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil sepanjang masa kehamilan.
Daging atau ikan mentah
Anda harus menahan dan menunda hobby makan sushi untuk sementara waktu. Daging atau ikan mentah yang dikonsumsi tanpa dimasak dulu membawa resiko bakteri berbahaya seperti toxoplasma dan salmonella.
Ikan bermerkuri
Ya tentu saja kita tidak akan mau mengonsumsi ikan apabila ia mengandung merkuri. Tetapi, bagaimana kita tahu ikan tersebut bermerkuri atau tidak?
Memang tak mudah membedakan ikan yang mengandung merkuri atau tidak. Tetapi setidaknya hindari saja makanan-makanan kalengan dan pilih ikan segar di pasar.
Telur mentah atau setengah matang
Masih soal yang mentah-mentah, telur mentah atau setengah matang juga berbahaya bagi ibu hamil karena umumnya ada bakteri salmonella di sana.
Soft cheese
Hindari keju-keju impor karena kabarnya keju impor mengandung bakteri listeria yang dapat menyebabkan perdarahan atau keguguran.
Salad dressing
Kalau biasanya salad dimakan dengan sausnya, kali ini Anda terpaksa harus menahan nafsu dan memilih saus madu saja. Umumnya, salad dressing terbuat dari telur mentah atau setengah matang.
Saus apa saja yang harus dihindari? mayonese, custard, thousand island, dan lain sebagainya.
Susu non pasteurisasi
Sama dengan soft cheese, susu non pasteurisasi juga mengandung bakteri listeria. Sehingga lebih aman memilih susu khusus untuk ibu hamil.
Kafein
Beberapa studi mengatakan bahwa akan lebih baik apabila ibu hamil tidak mengonsumsi kafein. Di sebagian kasus, kafein ditemukan berpengaruh besar terhadap keguguran terutama pada usia kehamilan tri semester.
Kafein sendiri sejatinya mengandung zat diuretic sehingga dapat menyebabkan tubuh dehidrasi dan kurang kalsium.
Alkohol
Yang TAK BOLEH DIKONSUMSI oleh ibu hamil adalah alkohol. Berapapun jumlahnya, sekalipun hanya sedikit, alkohol dapat mengancam gagal ginjal hingga penyakit jantung. Alkohol sendiri adalah racun yang dapat mengacaukan sistem syaraf apabila dikonsumsi secara terus menerus.
Sayuran mentah
Ibu hamil juga disarankan menghindari sayuran mentah. Selain ancaman toxoplasma, kandungan pestisida yang masih terbawa sayuran dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan bayi di dalam kandungan.
Nah, Bunda, hati-hati ya menjaga kehamilan sejak dini. Mari SHARE artikel ini untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia.

Sumber : vemale.com

Wednesday, February 13, 2013

Fix Windows 8 Restart and Shutdown Problems by Disabling “Hybrid Shutdown” Feature


There are many Windows 8 users who are complaining about various restart and shutdown issues. Many times their Windows 8 computers restart themselves as soon as the login screen appears. Sometimes their computer systems hang while rebooting or shutting down the system.
Most of the times these kind of issues are related with the new "Hybrid Shutdown" feature introduced in Windows 8. Hybrid shutdown feature of Windows 8 decreases the total startup time by hibernating the kernel session instead of closing it which reduces the overall Windows loading time because resuming from hibernated system session is very less work compared to a full system initialization.
But this new feature is causing problems to some computer systems and if you are also facing reboot or shutdown problems in Windows 8, you can fix it by disabling this new hybrid shutdown feature and doing a complete shutdown.
Just follow these simple steps:
1. If you are on new Start Screen, type power and Windows will automatically search for the term and will show you the results.
If you are on Desktop, move your cursor to top-right corner of screen to access new Charms Bar. Now click onSearch option and type power in search box.
2. Now click on Settings link given in right-sidebar of search results page and then click on "Change what the power buttons do" link given in the search results as shown in following screenshot:
Change_Power_Settings_Windows_8.png
3. It'll open Power Options window. You can alternatively open the same window by typing powercfg.cpl in RUN dialog box and press Enter and then click on the "Choose what the power buttons do" link given in left sidebar.
Now scroll down to bottom and you'll see "Turn on fast startup (recommended)" option given in Shutdown settings section as shown in following screenshot:
Disable_Hybrid_Shutdown_Fast_Startup_Windows_8.png
4. Disable the option by unchecking the checkbox and then click on "Save Changes" button.
PS: If the option is not shown or greyed out, scroll up and click on "Change settings that are currently unavailable" link.
5. That's it. Restart your system and your reboot or shutdown problems should get fixed in Windows 8.
NOTE: If the above solution doesn't fix your problem, you can try to execute following command in CommandPrompt. Open Command Prompt as Administrator by right-click on the bottom-left corner and select the same option from the Win+X menu:
bcdedit /set disabledynamictick yes
The above mentioned command used to fix a very annoying freezing issue found in Windows 8 Release Preview build. According to Microsoft the issue was fixed in Windows 8 RTM but if you are still facing the issue, you can try the command.
Sumber : http://www.askvg.com

Sunday, January 20, 2013

Ingin Bercinta Lebih Dahsyat? Minumlah Racikan Madu dan Telur!

Sejak lama ramuan telur dan madu menjadi sangat dipercaya khasiatnya. Bahkan kebanyakan ramuan ini sering kali dianjurkan untuk dikonsumsi pengantin baru. Karena diketahui dapat meningkatkan libido saat bercinta.

Libido yang meningkat dengan optimal tentunya sangat menetukan suksesnya kegiatan bercinta. Untuk itu ramuan khusus yang menyehatkan perlu dikonsumsi, seperti telur yang bercampur dengan madu. Keduanya mengandung nutrisi baik untuk memproduksi hormon seksual.

Telur diketahui mengandung sejumlah vitamin B5 dan vitamin B6 yang dapat mengatur suasana hati juga menyeimbangkan kadar hormon. Saat itulah tubuh yang rileks dapat membuat lebih fokus selama kegiatan bercinta. Selain itu kandungan vitamin A dalam telur juga dapat menjaga kesehatan alat kelamin dan kulit.

Sedangkan madu memiliki rasa yang manis lembut. Karena itulah sering digunakan untuk penambah rasa manis pada makanan ataupun minuman. Pada ramuan ini madu juga dicampur dengan telur di dalam gelas. Madu yang mengandung vitamin B juga dapat meningkatkan produksi hormon.

Seperti yang dilansir Sixwise, madu juga mengandung unsur nutrisi yaitu boron untuk mengontrol hormon yang penting untuk meningkatkan gairah saat bercinta. Ramuan ini tak hanya bisa dikonsumsi pria, wanita juga bisa mengkonsumsinya beberapa saat sebelum kegiatan seksual dimulai.

Sumber : detikFood

Tuesday, November 6, 2012

Jantung Rusak Kembali Sehat dengan Olahraga 30 Menit

Cepat, mematikan dan datang tiba-tiba, itu sebabnya serangan jantung merupakan penyakit yang ditakuti banyak orang. Penyakit ini seringkali meninggalkan kerusakan parah pada jantung. Untuk mengatasinya tak perlu obat yang aneh-aneh, cukup dengan banyak berolahraga.

Sebuah penelitian menemukan bahwa melakukan olahraga setiap hari dapat memperbaiki kerusakan yang diakibatkan serangan jantung. Para peneliti menemukan untuk pertama kalinya bahwa olahraga secara teratur dapat membuat sel-sel induk jantung aktif kembali. Hal ini akan memicu pertumbuhan otot jantung yang baru.

Sebelumnya para ilmuwan telah menemukan bahwa sel-sel induk bisa memproduksi jaringan baru melalui suntikan bahan kimia yang dikenal sebagai faktor pertumbuhan. Penelitian baru ini menemukan bahwa olahraga sederhana ternyata juga memiliki efek yang sama.

Para peneliti dari Liverpool John Moores University menemukan bahwa sebagian kerusakan akibat penyakit jantung atau gagal jantung bisa diperbaiki dengan cara 30 menit berjalan kaki atau bersepeda setiap hari yang cukup menghasilkan keringat.

Dalam penelitian terhadap tikus, peneliti menemukan bahwa olahraga dalam intensitas tersebut dapat mengaktifkan lebih dari 60 persen sel-sel induk jantung. Padahal, biasanya sel-sel induk ini sudah tidak aktif pada tikus dan orang dewasa.

Laporan penelitian yang dimuat European Heart Journal menjabarkan, setelah melakukan olahraga selama 2 minggu, tikus mengalami peningkatan jumlah cardiomyocites atau sel-sel pemicu detak jantung sebanyak 7 persen. 

"Olahraga meningkatkan faktor-faktor pertumbuhan yang mengaktifkan sel-sel induk untuk memperbaiki jantung. Temuan ini adalah yang pertama kalinya menemukan adanya potensi ini," kata peneliti, Dr Georgina Ellison seperti dikutip dari Telegraph, Senin (5/11/2012).

Dr Ellison menegaskan, meskipun pasien kerusakan jantung yang parah mungkin tidak mampu melakukan olahraga secara intensif, olahraga untuk pasien seperti ini dapat dilakukan dengan cara jogging atau bersepeda selama 30 menit sehari. Durasi ini dianggap masih aman dan tidak membahayakan kesehatan.

Namun memang, Dr Ellison mengakui bahwa efeknya akan lebih besar jika olahraga dilakukan dengan intensitas yang lebih tinggi. Karena penelitian ini masih dilakukan pada tikus, penelitian lebih lanjut terhadap manusia masih perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi hasilnya.

Sumber : detikHealth

Monday, October 29, 2012

Otak Bakal Jadi Begini Kalau Sering Bercinta

Selain menjadi sarana reproduksi, hubungan seks pada manusia juga menjalankan fungsi rekreasi. Fungsi yang terakhir ini memberi banyak manfaat pada manusia yang jarang ditemukan pada spesies lain, termasuk memperbaiki fungsi otak.

Pengaruh hubungan seks pada fungsi otak manusia antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Yourtango, Senin (29/10/2012).

1. Kemampuan otak meningkat
Penelitian terbaru University of Amsterdam menunjukkan partisipan yang sering memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan seks cenderung lebih mudah menyelesaikan persoalan. Baru memikirkan seks saja kapasitas otak sudah mengalami peningkatan, apalagi kalau rutin melakukannya.

2. Kebanjiran hormon rasa senang
Orgasme atau puncak kenikmatan saat berhubungan seks bisa memicu pelepasan oksitosin yang dikenal juga sebagai hormon rasa senang. Bahkan tidak cuma di otak, oksitosin juga ditemukan pada semen atau cairan sperma laki-laki sehingga bisa memengaruhi mood atau suasana hati pasangan yang entah disengaja atau tidak, menelan cairan tersebut.

3. Tidak gampang stres
Efek lain dari oksitosin adalah melawan efek kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres. Makin tinggi kadar oksitosin di yang dilepaskan, maka otak semakin kebal terhadap stres. Jarang ada orang tiba-tiba stres saat berhubungan seks, sebab oksitosin sudah mulai dilepaskan sejak 20 detik setelah berciuman.

4. Lebih percaya diri
Seks memberikan rasa nyaman, sedangkan rasa nyaman itu sendiri merupakan modal untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Diyakini, fungsi otak baru bisa optimal ketika seseorang memiliki rasa percaya diri yang membuatnya jadi lebih tegas dan tidak ragu-ragu.

5. Cepat tidur dan lebih pulas
Lagi-lagi efek oksitosin atau hormon rasa senang memberikan manfaat lebih bagi otak. Selain meningkatkan performa otak, oksitosin juga membuatnya lebih efisien dalam bekerja. Ketika sudah waktunya istirahat, otak jadi lebih mudah dibawa tidur.

Sumber : detikHealth

Monday, May 21, 2012

Mengapa Lari Tak Membantu Turunkan Berat Badan?


Anda sudah mulai membiasakan lari sejak beberapa bulan yang lalu, namun setelah ditimbang, hasilnya masih saja mengecewakan. Apa yang terjadi?


Olahraga lari memang bisa membakar kalori yang sangat besar, namun jika berat badan tak juga turun, berikut ini adalah 5 alasan Anda tak melihat penurunan berat badan seperti yang Anda harapkan seperti dilansir dari FitSugar, Senin (21/5/2012):

1. Tetap Nyemil Setelah Lari

Membakar berton-ton kalori saat berlari menyebabkan rasa lapar sesudahnya, namun penting bagi Anda untuk mengisi 'bahan bakar' tubuh Anda dengan bijak.

Jika Anda memilih junk food sebagai makanan pemulihan maka tak hanya menambah kalori, namun Anda juga akan lapar lagi dalam beberapa jam ke depan.

Meskipun nyemil setelah berlari juga penting, pastikan cemilan itu mengandung protein dan karbohidrat yang mengenyangkan namun tak lebih dari 150 kalori.

Jika Anda berolahraga sebelum makan, nikmati sepiring porsi makanan saja dan jangan berlebihan, ini juga merupakan cara untuk menghargai upaya Anda menurunkan berat badan.

Jika Anda masih mudah merasa lapar setelah olahraga, hal ini berarti Anda perlu membiasakan makan makanan ringan sebelum berlari.

2. Anda Tidak Berlari Cukup Banyak

Jika Anda sudah berlari dan tidak menunjukkan hasil yang nyata, lihatlah kalender Anda. Berlarilah sekali seminggu selama 45 menit atau dua kali seminggu masing-masing selama 20 menit takkan cukup membakar kalori untuk menurunkan berat badan Anda.

Untuk menurunkan beberapa kilogram dalam seminggu, Anda harus mengurangi 500 kalori perhari, itu sudah termasuk kombinasi diet dan olahraga.

3. Anda Membakar Kalori Lebih Sedikit dari yang Anda Kira

Anda baru saja selesai berlari, penuh keringat dan Anda yakin telah membakar 400 kalori. Namun apakah Anda benar-benar melakukannya?

Seorang wanita dengan berat 150 kg bisa membakar 495 kalori setelah berlari selama 45 menit dengan kecepatan 10 menit permil. Jika Anda tidak berlari selama atau secepat itu, maka Anda tidaklah membakar kalori sebanyak yang Anda kira.

Akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan monitor denyut jantung atau salah satu aplikasi lari yang murah pada ponsel Anda.

4. Olahraga yang Sama di Hari yang Berbeda

Jika Anda menemukan tiga putaran besar di lingkungan Anda, Anda mungkin akan berlari memutarinya selama beberapa minggu agar menjadi kebiasaan.

Namun masalahnya jika begitu Anda akan melakukan olahraga lari yang sama secara terus-menerus dan membuat otot Anda akan dengan cepat beradaptasi.

Meski itu merupakan cara jitu untuk menurunkan berat badan, akan lebih baik jika Anda mengkombinasikan interval kecepatan lari Anda.

Atau mencoba berlari di berbagai tempat seperti naik-turun bukit, lari panjang, lari pendek dan lari pada permukaan yang berbeda untuk menjaga otot-otot Anda terus menebak-nebak dan memperkuat dirinya.

5. Masalahnya Bukan Sekedar Skala

Berlari merupakan salah satu cara terbaik untuk memelihara tubuh bagian bawah Anda karena olahraga ini membantu menghilangkan lemak sembari membentuk otot.

Jaringan otot sendiri lebih padat daripada jaringan lemak sehingga membutuhkan ruang lebih sedikit. Hal ini berarti meskipun berat badan Anda tidak berkurang, ukuran tubuh lainnya akan berubah seperti lingkar pinggang Anda.

Angka yang Anda lihat pada skala tak selalu menjadi indikator terbaik untuk memantau kemajuan diet Anda. Meskipun skalanya tidak bergeming, Anda masih mungkin bisa memakai celana pensil yang Anda inginkan itu.


Sumber : detikHealth