Wednesday, November 17, 2010

Risiko Tersembunyi di Balik Minuman Energi

Minuman berenergi sepertinya sudah tak asing lagi di masyarakat. Tapi sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa banyak bahaya kesehatan tersembunyi di balik minuman energi.


"Minuman energi dapat mengandung seperempat cangkir gula dan juga mengandung lebih banyak kafein dibandingkan secangkir kopi," tutur John Higgins, dari University of Texas Medical School di Houston, seperti dilansir Foxnews, Selasa (16/11/2010).

Higgins menjelaskan, kandungan kafein dari minuman energi berkisar 70-200 mg per 453 gram. Sebagai perbandingan, secangkir kopi (226 gram) dapat berisi 40 sampai 150 mg kafein, tergantung cara penyeduhannya. Karena kadar kafein yang tinggi ini membuat orang yang minum minuman berenergi selalu merasa lebih bersemangat.

"Bahkan lebih dari itu, terkadang masih ada bahan yang tidak dicantumkan di label, seperti stimulan guarana, asam amino taurin, mineral dan vitamin, serta bahan lainnya yang bisa berinteraksi dengan kafein. Minuman energi biasanya juga dicampur dengan alkohol," jelas Higgins.

Yang harus menjadi perhatian, jelas Higgins, interaksi antara bahan-bahan tersebut dapat mempengaruhi denyut jantung, tekanan darah dan bahkan keadaan mental, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah besar, terutama untuk atlet.

Higgins dan rekannya telah meninjau literatur medis pada minuman energi dan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya dari tahun 1976 hingga 2010.

Dari beberapa penelitian, pada orang dewasa muda yang aktif menunjukkan bahwa minuman energi dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Bahkan bisa menyebabkan efek yang lebih serius seperti serangan jantung, kejang dan kematian.

Penelitian pada tikus juga menunjukkan bahwa taurin dapat membuat hewan pengerat tersebut berperilaku aneh, seperti cemas atau melukai diri sendiri.

"Kita memang bukan tikus, tetapi konsumsi minuman berenergi telah terbukti berhubungan dengan perilaku berisiko tinggi," ujar Higgins.

Minuman berenergi biasanya sering dipromosikan untuk menunjang performa atlet. Tapi Higgins dan rekannya mencatat bahwa kafein dan beberapa bahan lain yang terkandung di dalamnya justru dapat mempengaruhi tubuh, bahkan untuk jangka pendek menyebabkan dehidrasi.

"Orang-orang yang menderita hipertensi tidak boleh minum minuman berenergi. Selain itu, orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit jantung juga harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi minuman berenergi," saran Higgins.



Sumber : detikHealth

Sering Masturbasi Sebabkan Ejakulasi Tertunda

Selama ini masyarakat mungkin hanya mendengar gangguan seksual ejakulasi dini (terlalu cepat ejakulasi). Padahal ada juga masalah seks terbaru saat ini yaitu ejakulasi tertunda (terlalu lama mencapai ejakulasi) yang salah satu penyebabnya akibat terlalu sering masturbasi.


Masalah ejakulasi tertunda (delayed/retarded ejaculation) makin sering dijumpai. Kondisi ini ditandai dengan:
  1. Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai orgasme misalnya lebih dari 30 menit
  2. Hanya bisa mencapai ejakulasi melalui masturbasi
  3. Atau tidak bisa mencapai ejakulasi sama sekali.

"Salah satu alasan atau penyebab penundaan ejakulasi ini kemungkinan karena laki-laki tersebut sering melakukan masturbasi dan stimulasi sendiri ini bisa mempengaruhi kemampuan ejakulasi seseorang," ujar Ian Kerner, PhD, seperti dikutip dari Menshealth.com, Selasa (16/11/2010).

Ketika seorang laki-laki melakukan masturbasi ada kemungkinan ia memberikan tekanan yang lebih tinggi dengan tangannya sendiri dibandingkan dengan tekanan yang diberikan oleh vagina pasangannya.

Jika kondisi ini sering terjadi, maka ia akan membutuhkan tekanan yang lebih besar dari vagina pasangannya untuk mencapai orgasme sehingga memicu terjadinya ejakulasi tertunda atau waktu ejakulasi yang lebih lama.

Selain itu mudahnya mengakses video atau segala hal yang berhubungan dengan pornografi juga berperan dalam hal ejakulasi tertunda. Akses porno yang mudah membuat laki-laki sering melakukan masturbasi yang mengakibatkan dibutuhkan peningkatan waktu untuk mencapai orgasme atau ejakulasi saat berhubungan seks secara nyata.

Ejakulasi tertunda biasanya akan menimbulkan masalah yang cukup serius, seperti berkurangnya kenikmatan seksual bagi pria atau pasangannya, stres dengan kinerja seksual, kurangnya keharmonisan rumahtangga, serta dapat menyebabkan kemandulan pada pria.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh terapis seks dari Pennsylvania State University diketahui bahwa seorang laki-laki tak perlu waktu panjang untuk menyenangkan perempuan. Pada kenyataannya hanya diperlukan waktu sekitar 7-13 menit untuk bercinta dan beberapa menit untuk melakukan foreplay.

Ada beberapa penyebab lain yang membuat laki-laki mengalami ejakulasi tertunda seperti faktor fisik, psikologis dan juga pengaruh obat-obatan.

Jika ejakulasi tertunda terjadi akibat terlalu sering masturbasi, maka pria bisa menghentikan dulu kebiasaan masturbasinya dan lebih sering melakukan rangsangan manual saat berhubungan seks dengan pasangannya.


Sumber : detikHealth

Wednesday, October 13, 2010

Makan Pisang Bikin Pria Makin Subur

Bila pria ingin cepat memiliki anak atau ingin mengatasi masalah kesuburan, cobalah teratur untuk mengonsumsi pisang. Hal ini karena pisang memiliki kandungan yang dapat meningkatkan kesuburan pria.

Dikutip dari Thestar, Rabu (13/10/2010), seorang ahli urologis asal Singapura menyatakan bahwa pria dapat meningkatkan kesuburannya dengan mengonsumsi pisang teratur setiap 3 hari sekali.

Pisang yang hidup subur di iklim tropis basah dengan tanah lembab dan panas ini mengandung banyak magnesium, vitamin A, B1, C, serta protein yang sangat dibutuhkan pria untuk meningkatkan dan merangsang produksi sperma lebih banyak.

Zat-zat yang terkandung dalam pisang inilah yang diklaim bisa meningkatkan keseburuan. Kandungan asam amino L-arginine dan L-carnitine dapat meningkatkan produksi sperma.

Tapi sebenarnya sereal, sayuran hijau, kacang polong, zink dari daging tidak berlemak (tenderloin), serta sumber vitamin D dari susu dan salmon juga bisa menambah jumlah sperma. Namun peneliti lebih menekankan ke pisang karena buah ini dianggap paling mudah dicari di daerah tropis.

Tapi selain sperma, testosteron juga berperan dalam meningkatkan kesuburan pria. Testosteron atau sering disebut hormon pria merupakan salah satu hormon utama yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan otot, libido (kesehatan seksual dan suasana hati), serta untuk organ secara keseluruhan dan kesehatan tulang.

Namun, meningkatnya jumlah sperma dan testosteron tidak hanya dipengaruhi oleh nutrisi dari makanan. Gaya hidup yang tidak sehat juga sangat mempengaruhi tingkat kesuburan pria.

Para dokter dan pakar seksologi mengatakan bahwa orang harus menghindari minum alkohol, rokok, stres, mandi air panas dan menghabiskan waktu berlama-lama di sauna untuk dapat menjaga kulaitas sperma dan meningkatkan kesuburan.



Sumber : detikHealth

Sunday, October 3, 2010

Kampanye Cek Bola Testis Lebih Mempan Lewat Komik

Kampanye agar pria dewasa melakukan deteksi dini untuk mengantisipasi kanker testis sering diabaikan kaum Adam. Tapi dengan kampanye cek bola testis melalui media komik, pria justru lebih suka. Bagaimana cara mengecek bola testis?


Hasil penelitian menunjukkan media publikasi seperti pamflet-pamflet yang ada di rumah sakit gagal menyebarkan informasi kanker testis, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda.

Tapi dengan buku-buku seperti komik hasilnya lebih mempan membantu menyebarkan informasi tentang kesadaran kanker testis di kalangan pria muda dan pasangannya. Komik dengan ilustrasinya ternyata lebih bisa menyadarkan pria tentang bahaya kanker testis.

David Brame, seorang penulis komik dan tim peneliti menemukan bahwa kurangnya ilustrasi sumber yang menginformasikan tentang kanker testis pada sarana informasi yang sudah ada, seperti pamflet membuatnya gagal menarik pria untuk membaca.

Sebelum membuat komik medis ini, peneliti terlebih dahulu melakukan kajian literatur dan menganalisis 40 pasien yang menderita kanker testis di Princess Margaret Hospital, Toronto.

"Pamflet tentang kanker testis biasanya ditulis oleh penyedia layanan kesehatan, yang berarti mereka mungkin berisi jargon yang tidak mudah dimengerti oleh kebanyakan orang," kata Brame, seperti dilansir dariMedindia, Minggu (3/10/2010).

Selain bahasanya yang kurang dimengerti, menurut Brame, pamflet-pamflet hanya beredar di rumah sakit yang diarahkan untuk pasien, sehingga tidak dapat mencapai populasi yang lebih luas untuk tindakan pencegahan.

Pada akhirnya, dua buku komik telah dikembangkan. Komik pertama dengan judul 'A Courageous Journey', membahas tentang diagnosis dan pengobatan. Komik tersebut juga membahas banyak isu-isu sosial, ekonomi dan psikologis yang mungkin dihadapi pasien sepanjang mengalami penyakit.

Komik kedua dengan judul 'Testicular Cancer: Screening and Diagnosis', menggambarkan gejala, bagaimana melakukan pemeriksaan diri dan pentingnya mencari perawatan medis segera jika terjadi perubahan yang mengkhawatirkan.

Kedua komik ini telah diuji dengan diberikan kepada penyedia layanan kesehatan, siswa sekolah, serta pasien kanker testis dan keluarganya yang responsnya sangat positif.

Cara mengecek bola testis


Mengecek bola-bola testis atau dalam bahasa medis disebut dengan testicular self-examination adalah teknik yang sangat berguna untuk mengetahui gejala kanker testis. Jika bisa dideteksi lebih awal, kanker testis bisa disembuhkan 100 persen.

Seperti dikutip detikHealth dari Askmen, berikut langkah-langkah untuk mengecek kesehatan testis pria.

1. Cek selagi masih muda
Kanker testis adalah jenis kanker yang banyak menyerang pria muda, yaitu antara umur 15 dan 34 tahun. Meski kasus kanker testis jarang terjadi, yaitu hanya 1 persen dari jenis kanker pada pria namun tetap saja perlu diwaspadai. Jadi ketika Anda atau anak Anda berusia 15 tahun, segera periksa bola-bola testis.

2. Cek secara rutin

Memang tidak ada ketentuannya seberapa sering harus mengecek bola-bola testis. Tapi minimal sebulan sekali daerah tersebut perlu diperiksa. Dengan melakukannya sesering mungkin, bentuk dan ukurannya pun bisa dirasa dan dikenali dengan baik.

Jadi jika ada perubahan atau kelainan bola-bola testis dari biasanya, Anda perlu curiga.

3. Persiapkan waktu yang tepat
Waktu yang paling baik untuk mengecek bola-bola testis adalah selama atau setelah mandi dengan air hangat. Air hangat akan membuat skrotum (buah zakar) menjadi rileks dan tenang sehingga bola-bola testis bisa diperiksa dengan mudah.

Biasanya bola testis bagian kanan sedikit lebih besar daripada bagian kiri. Sementara itu bola testis kiri posisinya lebih rendah daripada yang kanan. Jika keadaan bola-bola testis seperti itu, tak perlu khawatir karena hal itu normal.

4. Cek secara keseluruhan

Menggunakan kedua tangan, putar secara lembut dan perlahan masing-masing testikel (bola/biji testis). Sambil diputar beri sedikit tekanan dengan jari-jari tangan. Kenali dengan baik bola-bola testis. Biasanya biji testis memiliki tekstur yang lembut dan agak keras pada bagian bolanya.

Bagian epididymis (pembuluh yang menyalurkan sperma) yang agak menonjol dan berlokasi di bagian atas-belakang testis juga bisa terasa dengan lembut. Gumpalan di bagian tersebut normal, jadi tak perlu khawatir.

Saat memeriksa testikel satu persatu, coba rasakan apakah ada massa, gumpalan atau benjolan yang tidak normal di bagian depan atau samping testis. Adanya benjolan sebesar biji beras atau kacang bisa jadi pertanda yang membahayakan testis, apalagi jika menimbulkan rasa sakit.

Jika ada kelainan pada bentuk atau ukuran testis dan ada rasa sakit, segera periksakan ke dokter. Bisa jadi itu kanker atau mungkin juga bukan.

Tanda-tanda kanker testis selain gumpalan yang tidak normal pada bola-bola testis antara lain:
  1. Pembesaran atau penciutan testis yang tidak wajar
  2. Ada cairan di daerah skrotum (kantung kemaluan)
  3. Rasa sakit di bagian bawah perut, lipatan paha dan skrotum
  4. Pembesaran dan pelembutan pada bagian dada
Sumber : detikHealth

Monday, September 6, 2010

Biar Jorok, Kecoa Ampuh Membasmi Kuman Super

Hanya karena hidup di tempat kotor, kecoa sering dianggap sebagai biangnya kuman penyakit. Padahal serangga yang sebetulnya justru sangat higienis ini ternyata mengandung senyawa kimia yang ampuh membasmi kuman-kuman super (superbugs).


Dikutip dari Telegraph, Minggu (5/9/2010), para ahli dari Nottingham University mengungkap bahwa kecoa mempunyai lebih banyak manfaat dibanding risiko kesehatan. Penelitian terbaru di kampus tersebut membuktikan bahwa serangga ini mengandung senyawa mematikan untuk membunuh bakteri.

Sampel jaringan yang diambil dari otak dan sistem syaraf kecoa menunjukkan sedikitnya ada 9 kandungan senyawa yang bersifat toksik atau beracun bagi bakteri. Senyawa itu bahkan diklaim mampu membunuh hingga 90 persen bakteri super termasukMethicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) dan Escherichia coli.

Bakter-bakteri super itu tengah menjadi ancaman serius bagi dunia kesehatan pada umumnya, sebab kemampuan bermutasi membuatnya makin kebal terhadap antibiotik yang ada saat itu. Padahal pengembangan antibiotik baru tidak selalu mudah, sebab kadang-kadang efek sampingnya justru membahayakan pasien.

Namun dari 9 senyawa yang ditemukan pada kecoa dan beberapa spesies serangga lain termasuk belalang, para peneliti tidak menemukan efek samping yang serius bagi manusia. Oleh karena itu temuan ini dinilai telah memberikan harapan baru dalam upaya mengendalikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri super.

Temuan ini juga sekaligus memperbaiki citra kecoa sebagai serangga yang selalu diidentikkan dengan lingkungan kotor. Padahal meski hidup di tempat sampah dan saluran pembuangan limbah, kecoa termasuk binatang paling higienis karena rajin membersihkan diri seperti halnya kucing.

Beberapa penelitian menunjukkan, bakteri jauh lebih suka hidup di kulit manusia dibandingkan di permukaan tubuh kecoa. Karena itu, mengambil makanan tanpa cuci tangan sebenarnya sama joroknya dengan menyantap makanan yang baru saja dilewati kecoa.

Kalaupun ada gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kecoa, maka yang paling bertanggung jawab adalah kotorannya. Beberapa senyawa dalam feses dan urin kecoa mengandung senyawa yang dapat memicu reaksi alergi bagi sebagian orang, berupa ruam di kulit dan reaksi lain termasuk serangan asma.



Sumber : detikHealth

Hindari Pisang Jika Ingin Punya Anak Perempuan

Kombinasi diet dan pengaturan jadwal berhubungan seks dapat menentukan jenis kelamin bayi yang dihasilkan. Jika menginginkan anak perempuan, hindari pisang dan lakukan hubungan seks dengan pasangan sesering mungkin.


Kalium yang terkandung dalam pisang merupakan unsur yang harus dihindari bersama garam natrium, jika sedang berusaha untuk mendapatkan anak perempuan. Unsur-unsur tersebut juga terkandung dalam ikan teri, zaitun, ikan salmon, udang, kentang, daging olahan, roti dan kue kering.

Sebaliknya, konsumsi kalsium dan magnesium harus diperbanyak oleh si calon ibu. Diet yang dianjurkan antara lain meliputi yoghurt, keju keras, salmon kalengan, tofu, oatmeal, sereal gandum, brokoli, jeruk, almond dan jenis kacang-kacangan lainnya.

Selain diet, faktor lainnya yang menentukan jenis kelamin bayi adalah pengaturan jadwal berhubungan seks. Seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (5/9/2010), peluang untuk mendapatkan bayi perempuan semakin besar jika pasangan lebih sering berhubungan seks.

Hal ini sesuai dengan teori yang berkembang selama ini, bahwa kandungan kromosom seks dapat mempengaruhi kecepatan gerak sel sperma. Sperma dengan kromosom laki-laki cenderung bergerak lebih cepat, sehingga akan sangat mendominasi jika jarang dikeluarkan.

Sebaliknya jika sering dikeluarkan, maka sperma dengan kromosom perempuan yang gerakannya lebih lambat namun umurnya lebih panjang akan mengambil alih dominasi tersebut. Jumlah sperma dengan kromosom pria jumlahnya menyusut jika sering dikeluarkan, justru karena gerakannya sangat cepat.

Kombinasi kedua teknik tersebut dimunculkan dalam penelitian yang dilakukan oleh tim ahli dari Maastricht University di Belanda. Penelitian eksperimental itu dilakukan dalam kurun waktu 5 tahun dan melibatkan 172 orang wanita dengan rentang usia 23 hingga 42 tahun.

Seluruh partisipan merupakan ibu-ibu yang pernah melahirkan anak laki-laki dan tengah mendambakan anak perempuan. Atas persetujuan masing-masing, para partisipan diminta berhubungan seks sesering mungkin dan menjalani diet rendah garam serta tinggi kalsium dan magnesium.

Karena berbagai alasan, banyak partisipan gagal mengikuti pengaturan jadwal berhubungan seks maupun diet ketat yang telah ditentukan. Namun dari 21 wanita yang berhasil mengikutinya sampai akhir, 16 orang atau nyaris 20 persen sukses mendapatkan anak perempuan.

Penelitian ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan dengan subyek uji manusia. Penelitian sejenis dengan hasil yang kurang lebih sama juga pernah dilakukan sebelumnya pada cacing laut, sapi perah, babi dan tikus.


Sumber : detikHealth

Tuesday, July 20, 2010

Mengatasi Sakit Telinga Saat Penerbangan

Sebagian besar orang mengalami sakit telinga saat pesawat akan lepas landas atau ketika mendarat yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Ketahui bagaimana mengatasi sakit telinga saat bepergian dengan pesawat terbang.

Gangguan yang terjadi di telinga ketika menggunakan transportasi pesawat terbang disebabkan karena adanya tekanan yang tidak sama antara kedua gendang telinga. Seseorang akan merasa adanya penyumbatan atau gendang telinga yang menutup saat pesawat akan mendarat.

Pada telinga manusia ada ruang kecil di telinga tengah dan dibelakang gendang telinga yang biasanya diisi oleh udara. Ruang udara ini akan terhubung ke bagian belakang hidung melalui saluran kecil yang disebut tabung Eustachian. Udara di kedua sisi gendang telinga ini harus berada pada tekanan yang sama sehingga menciptakan lingkungan yang baik untuk mendengar. Jika keseimbangan ini terganggu, maka akan mengalami masalah telinga.

Saat pesawat akan mendarat, maka tekanan udara akan menjadi lebih tinggi sehingga gendang telinga didorong ke arah dalam dan menimbulkan rasa sakit atau telinga seperti budek. Satu-satunya cara agar kondisi kembali normal adalah meninggikan tekanan di telinga bagian tengah dengan cepat.

Dikutip dari eHow, Selasa (20/7/2010) ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa sakit di telinga ketika bepergian dengan pesawat terbang, yaitu:
  1. Jika mengalami alergi atau infeksi saluran pernapasan atas, sebaiknya mintalah rekomendasi dari dokter untuk mengonsumsi obat decongestan. Karena kondisi ini menyebabkan penyumbatan di tabung eustachian. Konsumsi obat ini 45 menit sebelum pesawat lepas landas sehingga memberikan waktu bagi obat untuk bekerja.
  2. Bawalah sebungkus permen karet dan mengunyahnya selama pesawat lepas landas dan juga mendarat. Hal ini akan membantu menjaga tabung eustachian tetap terbuka dan membantu menormalkan tekanan di sekitar gendang telinga.
  3. Jika tidak ada permen karet bisa dengan cara menutup hidung dengan tangan dan mulut, lalu cobalah untuk meniup udara keluar dari hidung tanpa melepaskan tangan yang menutup hidung.
  4. Jika penerbangannya jarak jauh, pastikan untuk bangun dari tidur sebelum pesawat mendarat karena tabung eustachian tidak akan efektif terbuka selama tidur.
  5. Usahakan untuk terus minum atau menelan setiap 15-30 detik.
  6. Cobalah menggunakan penutup telinga baik yang terbuat dari busa atau kapas, karena alat ini akan menjaga tekanan sehingga tidak mengganggu keseimbangan di gendang telinga.
  7. Usahakan untuk menghindari penerbangan jika sedang menderita flu, karena akan akan memudahkan penyumbatan di tabung eustachian serta membuat seseorang sulit bernapas.
  8. Pada kasus tertentu dan jarang terjadi, terkadang sakit telinga masih terasa meskipun sudah keluar dari pesawat. Kemungkinan terjadi akibat pembuluh darah kecil di telinga yang pecah sehingga menyebabkan pembengkakan.
 Sumber : detikHealth